Brisbane dan Perth Tumbuh, Melbourne Masih Nomor Satu

Meskipun jumlah penjualan properti investor meningkat dalam setahun terakhir, Melbourne tetap dipandang sebagai pasar paling menarik untuk membeli properti di Australia. Temuan ini berasal dari Property Investment Professionals of Australia (PIPA) Annual Investor Sentiment Survey 2025 (realestate.com.au, 2025).

Tren Penjualan Investor

Survei tersebut menunjukkan bahwa Melbourne mencatat tingkat penjualan tertinggi dari investor dalam 12 bulan terakhir, dengan 22,1% responden menjual setidaknya satu properti di kota ini. Angka tersebut naik dari 18,4% pada 2024. Brisbane berada di posisi kedua dengan 19,7% (naik dari 16,3%), sementara Perth menempati posisi ketiga dengan 11%. Sebaliknya, Sydney mengalami penurunan tajam, di mana hanya 6,3% investor yang menjual dibandingkan 10,2% pada tahun sebelumnya (realestate.com.au, 2025).

Secara keseluruhan, Victoria kembali dinilai sebagai negara bagian paling tidak ramah terhadap investor properti, dengan regulasi yang dianggap “terlalu ketat dan membebani.” Posisi Victoria berada di atas ACT dan New South Wales dalam hal persepsi negatif dari investor (realestate.com.au, 2025).

Source: PIPA Annual Investor Sentiment Survey 2025

Daya Tarik Melbourne untuk Investasi

Walaupun lingkungan kebijakan di Victoria dinilai tidak bersahabat, optimisme terhadap pasar Melbourne justru meningkat. Survei mencatat 41% investor kini melihat Melbourne sebagai tempat terbaik untuk membeli properti, naik signifikan dari 26,3% pada 2024.

Alasan utama investor tetap menaruh minat pada Melbourne adalah:

  • Potensi pertumbuhan nilai properti jangka panjang (70,3%)
  • Pertumbuhan populasi yang kuat (58,5%)
  • Status Melbourne sebagai salah satu ibu kota utama Australia (52,1%) (realestate.com.au, 2025).

Dampak terhadap Pasar Sewa

Peningkatan penjualan properti oleh investor diperkirakan akan memperparah tekanan di pasar sewa. Tahun 2025 ini, 36% investor menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk menjual, naik dari 29% pada 2024. Selain itu, 16,7% investor benar-benar telah menjual setidaknya satu properti dalam 12 bulan terakhir, meningkat dari 14,1% pada 2024 dan 12,1% pada 2023 (realestate.com.au, 2025).

Mayoritas properti yang dijual berasal dari investor berpengalaman yang telah memegang properti lebih dari lima tahun. Faktor pendorongnya termasuk beban utang, kenaikan biaya kepatuhan dan manajemen, standar properti yang lebih ketat, serta ketidakpastian mengenai aturan negative gearing dan pajak capital gain.

Menariknya, hanya 42% properti yang dijual dibeli kembali oleh investor lain, sementara 37% jatuh ke tangan pemilik-tinggal (owner-occupier) dan 25% ke pembeli rumah pertama (first-home buyers) (realestate.com.au, 2025).

PIPA memperingatkan bahwa begitu sebuah properti investasi keluar dari pasar sewa, kecil kemungkinan akan kembali. Hal ini akan mengurangi pasokan sewa dan menambah tekanan pada penyewa melalui kenaikan harga sewa (realestate.com.au, 2025).

Regulasi dan Persepsi Investor

Kepercayaan investor juga terkikis akibat perubahan kebijakan yang terlalu sering. Hampir setengah responden menyebutkan adanya persepsi negatif di masyarakat, di mana investor kerap dicap sebagai “serakah” atau dianggap memperburuk krisis perumahan.

Survei juga menemukan bahwa 64% investor tidak mengetahui adanya pajak tanah hunian kosong (vacant residential land tax) di Victoria, sementara sekitar 60% hanya memiliki pemahaman terbatas terhadap perubahan aturan sewa yang lebih luas (realestate.com.au, 2025).

Ketua PIPA, Lachlan Vidler, menekankan bahwa bahkan sekadar spekulasi mengenai perubahan aturan negative gearing atau capital gains tax sudah cukup untuk mengguncang kepercayaan investor. Ia mendorong pemerintah untuk lebih terbuka berdialog dengan investor dan memberikan kepastian regulasi.

Sementara itu, Direktur PIPA Victoria, Cate Bakos, menilai bahwa berbagai kebijakan pemerintah telah menggerus jumlah properti sewa, namun di saat yang sama pemerintah justru berharap sektor swasta bisa menutup kekurangan tersebut — tanpa komunikasi yang memadai dengan para investor (realestate.com.au, 2025).

🚀 Jangan biarkan peluang berlalu — ketahui proyek properti Melbourne pilihan yang bisa memberi Anda rental yield solid dan kenaikan nilai di tahun-tahun mendatang. Hubungi kami sekarang!

realestate.com.au. (2025, 29 September). Investors view Melbourne as best place to buy despite recent sell-off. Klik untuk akses

Join The Discussion